Pemerintahan

Dessy Ayutrisna Hadiri Peletakan Batu Pertama SLB YPAC Pangkalpinang, Wujud Dukungan Pendidikan Inklusif

24
×

Dessy Ayutrisna Hadiri Peletakan Batu Pertama SLB YPAC Pangkalpinang, Wujud Dukungan Pendidikan Inklusif

Sebarkan artikel ini

Caption Foto: Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna bersama pengurus YPAC melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) YPAC Pangkalpinang di Kelurahan Jerambah Gantung, Kecamatan Gabek, Rabu (3/6/2026).

Penulis : Andri

PANGKALPINANG| FAKTAKEADILAN — Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) Yayasan Pembina Anak Cacat (YPAC) Pangkalpinang di Jalan Kelompok, Kelurahan Jerambah Gantung, Kecamatan Gabek, Rabu (3/6/2026).

Pembangunan gedung sekolah tersebut menjadi momentum bersejarah bagi YPAC Pangkalpinang setelah hampir 40 tahun memperjuangkan fasilitas pendidikan yang lebih representatif bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Dalam sambutannya, Dessy Ayutrisna mengapresiasi dukungan Kementerian Pendidikan, YPAC Pusat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi mewujudkan pembangunan sekolah tersebut.

“Keberadaan gedung baru ini menjadi bukti nyata bahwa anak-anak berkebutuhan khusus tetap menjadi prioritas dan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” ujar Dessy.

Ia berharap gedung baru YPAC tidak hanya menjadi tempat belajar mengajar, tetapi juga berkembang menjadi pusat pelatihan keterampilan, layanan pendampingan, serta pengembangan potensi anak berkebutuhan khusus agar mampu hidup mandiri dan berdaya saing.

Menurut Dessy, Pemerintah Kota Pangkalpinang akan terus memberikan dukungan sesuai kemampuan dan ketersediaan anggaran daerah untuk mendukung pendidikan inklusif.

Sementara itu, Ketua Pembina YPAC Pangkalpinang, Andi Fikri, mengungkapkan rasa syukur atas dimulainya pembangunan gedung sekolah yang selama ini menjadi impian keluarga besar YPAC.

Ia menjelaskan, selama bertahun-tahun kegiatan belajar mengajar masih memanfaatkan fasilitas pinjaman. Pada 2019, YPAC memperoleh hibah lahan seluas sekitar 1,4 hektare dan kini mendapat dukungan dana pembangunan dari pemerintah pusat sebesar Rp3,2 miliar.

“Ini adalah impian yang sudah lama kami perjuangkan. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga pembangunan sekolah ini akhirnya dapat terwujud,” katanya.

Ketua YPAC Nasional, Farida Ratna Juwita, mengatakan pembangunan SLB tersebut merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak penyandang disabilitas sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016.

Menurutnya, pendidikan yang tepat dan pengembangan keterampilan menjadi kunci bagi anak berkebutuhan khusus untuk tumbuh mandiri dan produktif.

“Harapan kami, sekolah ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga pusat pengembangan bakat dan keterampilan yang mampu melahirkan karya-karya bernilai bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *