Caption Foto: Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna bersama Ketua TP PKK Babel Noni Hidayat, menghadiri peringatan HAN 2026
PANGKALPINANG| FAKTAKEADILAN – Sebanyak 16 anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Pangkalpinang menerima pengurangan masa pidana atau remisi dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Kamis (23/7/2026). Satu di antaranya langsung dinyatakan bebas setelah mendapatkan pengurangan masa pidana.
Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, pemberian remisi merupakan bentuk apresiasi bagi anak binaan yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dessy meminta anak binaan menjadikan momentum Hari Anak Nasional sebagai semangat untuk memperbaiki diri dan menatap masa depan.
“Anak-anakku yang saya banggakan, hari ini bukan sekadar hari menerima pengurangan masa pidana, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kalian masih memiliki masa depan yang panjang,” ujar Dessy.
Menurutnya, perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang harus diperkuat melalui kepedulian dan kolaborasi, mulai dari keluarga, sekolah hingga lingkungan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Pangkalpinang, saya mengucapkan selamat kepada anak-anak yang mendapatkan pengurangan masa pidana. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri dan meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut juga diluncurkan buku Budak Berpantun yang merupakan karya anak binaan LPKA Kelas II Pangkalpinang.

Dessy mengapresiasi karya tersebut sebagai bukti bahwa anak binaan tetap memiliki kesempatan untuk mengembangkan kreativitas dan potensi selama menjalani proses pembinaan.
“Buku ini bukan hanya menghadirkan untaian pantun. Lebih dari itu, buku ini menjadi bukti bahwa anak-anak binaan bukanlah akhir dari sebuah cerita, melainkan awal dari kisah baru yang lebih baik,” ungkapnya.
Suasana haru mewarnai kegiatan saat sejumlah anak binaan mengikuti prosesi sungkeman kepada orang tua masing-masing. Momen tersebut turut dirasakan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Nony Hidayat, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, dan para tamu undangan.
Prosesi sungkeman menjadi simbol dukungan keluarga bagi anak binaan untuk memperbaiki diri dan kembali menata masa depan yang lebih baik.






