Caption Foto : Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna menghadiri diskusi bersama PHRI Kota Pangkalpinang di Hotel Manunggal, Jumat (23/1/2026),
Editor : Haryani
PANGKALPINANG|FAKTAKEADILAN.COM— Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang dalam mendukung penguatan sektor pariwisata melalui keterbukaan informasi dan kolaborasi dengan pelaku usaha perhotelan dan restoran.
Hal tersebut disampaikan Dessy Ayutrisna saat menghadiri diskusi bersama Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Pangkalpinang di Hotel Manunggal, Jumat (23/1/2026).
Dessy, yang akrab disapa Cece Dessy, menyampaikan bahwa keterbukaan informasi, khususnya terkait pelaksanaan event, sangat dibutuhkan oleh hotel dan restoran agar dapat melakukan persiapan layanan secara optimal.
“Hotel dan restoran membutuhkan kepastian informasi. Jika event diketahui lebih awal, mereka bisa menyiapkan sumber daya manusia, stok bahan baku, paket promosi, serta meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya.
Menurut Dessy, keterbukaan informasi bukan sekadar bentuk transparansi pemerintah, melainkan bagian dari strategi untuk memperbesar dampak ekonomi dari setiap kegiatan pariwisata yang digelar di Pangkalpinang.
Ia menilai, keberhasilan sebuah event pariwisata tidak hanya diukur dari keramaian di lokasi kegiatan, tetapi juga dari manfaat ekonomi yang dirasakan secara luas oleh pelaku usaha.
“Event bukan hanya soal ramai di satu titik. Dampaknya harus dirasakan secara merata. Dengan informasi yang terbuka, pelaku usaha bisa ikut mengambil peran dan mendapatkan manfaat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Dessy juga menyampaikan bahwa Pemkot Pangkalpinang mendorong penyusunan kalender event yang terbuka dan mudah diakses publik. Kalender tersebut diharapkan dapat menjadi acuan bagi hotel, restoran, serta pelaku UMKM dalam menyusun strategi bisnis.
Selain itu, Pemkot Pangkalpinang terus mendorong penguatan koordinasi lintas perangkat daerah agar informasi terkait event, pariwisata, dan ekonomi kreatif dapat tersampaikan secara utuh dan tepat waktu.
“Dengan informasi yang terbuka dan terkoordinasi, kolaborasi antara pemerintah, event organizer, PHRI, hotel, dan restoran akan semakin kuat. Inilah yang kita harapkan untuk menggerakkan ekonomi Kota Pangkalpinang,” pungkasnya.






