Pemerintahan

Pemkot Pangkalpinang Salurkan Bansos untuk 249 Nelayan Ketapang

62
×

Pemkot Pangkalpinang Salurkan Bansos untuk 249 Nelayan Ketapang

Sebarkan artikel ini

Caption Foto: Pemerintah Kota Pangkalpinang menyalurkan bantuan sosial kepada 249 nelayan di kawasan Ketapang . 

Wartawan : Andri
PANGKALPINANG|FAKTAKEADILAN – Pemerintah Kota Pangkalpinang menyalurkan bantuan sosial kepada warga nelayan di kawasan Ketapang, Kamis (5/3/2026). Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi nelayan, terutama saat menghadapi musim gelombang tinggi.

Wali Kota Pangkalpinang Prof. Udin yang didampingi Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna mengatakan, kawasan Ketapang dikenal sebagai kampung nelayan karena mayoritas warganya menggantungkan hidup dari hasil melaut.

“Ketapang ini memang kampung nelayan. Hampir seluruh masyarakat di sini berprofesi sebagai nelayan,” ujarnya saat kegiatan penyaluran bantuan yang turut dihadiri perwakilan Sentra Mulia Jaya Jakarta dari Kementerian Sosial RI.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu nelayan yang kesulitan melaut pada periode tertentu, khususnya pada November hingga Januari saat gelombang laut tinggi.

“Pada bulan-bulan itu nelayan biasanya tidak bisa melaut karena gelombang besar. Mereka biasanya hanya di rumah atau mencari pekerjaan lain seperti memperbaiki perahu maupun membantu pekerjaan bangunan,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan disalurkan kepada 249 penerima yang masuk dalam kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Ia menambahkan, penyaluran bantuan mengacu pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang memuat data kondisi ekonomi masyarakat.

“Dalam data tersebut masyarakat dibagi dalam beberapa kategori atau desil. Bantuan sosial diprioritaskan bagi warga yang berada pada desil satu sampai lima,” katanya.

Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk memberikan data yang akurat melalui RT, RW, dan kelurahan agar program bantuan sosial dapat tepat sasaran.

“Kami berharap masyarakat jujur dalam memberikan data. Jika sudah mampu jangan mengaku tidak mampu, supaya bantuan benar-benar diterima oleh yang membutuhkan,” ujarnya.

Pemkot Pangkalpinang berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat nelayan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga pesisir.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *