Pemerintahan

Wali Kota Pangkalpinang Lepas Ekspor Perdana 500 Kg Dodol Nanas Tuatunu ke Bandung

14
×

Wali Kota Pangkalpinang Lepas Ekspor Perdana 500 Kg Dodol Nanas Tuatunu ke Bandung

Sebarkan artikel ini

Caption Foto: Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin bersama Kakanwil Ditjenpas Babel Ade Agustina melepas pengiriman perdana 500 kilogram dodol nanas asal Kelurahan Tuatunu ke Kota Bandung

PANGKALPINANG| FAKTAKEADILAN – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, resmi meluncurkan produk olahan dodol nanas asal Kelurahan Tuatunu sekaligus melepas pengiriman perdana sebanyak 500 kilogram ke Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (26/6/2026).

Peluncuran yang dilakukan bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina, menjadi langkah awal memperluas pemasaran dodol nanas sebagai oleh-oleh khas Pangkalpinang sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas nanas lokal.

Prof. Saparudin mengatakan, program tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Pangkalpinang dengan Ditjenpas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan produk berbasis potensi daerah.

“Pengolahan nanas menjadi dodol mampu meningkatkan nilai jual hasil panen sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk UMKM lokal,” ujar Saparudin.

Ia menambahkan, Pemkot Pangkalpinang juga telah membangun rumah produksi pengolahan nanas di kawasan Selindung yang akan segera diresmikan guna mendukung peningkatan kapasitas produksi.

Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Babel, Ade Agustina, menjelaskan pengiriman perdana ke Bandung merupakan tahap awal pemasaran produk hasil kolaborasi antara warga binaan Lapas Kelas IIA Pangkalpinang dan masyarakat Kelurahan Tuatunu.

Menurutnya, Bandung dipilih sebagai tujuan pertama karena memiliki potensi pasar yang besar. Jika permintaan terus meningkat, produksi akan diperluas melalui rumah produksi dengan melibatkan berbagai pihak.

Setelah uji pemasaran di Jawa Barat, produk olahan nanas Tuatunu ditargetkan menembus pasar Jakarta hingga berbagai daerah di Indonesia melalui kerja sama dengan Dekranasda dan pelaku UMKM.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *