Pemerintahan

Wali Kota Saparudin Tekankan Pentingnya Edukasi Kesehatan Reproduksi Perempuan

35
×

Wali Kota Saparudin Tekankan Pentingnya Edukasi Kesehatan Reproduksi Perempuan

Sebarkan artikel ini

Wali Kota Pangkalpinang Saparudin saat membuka Seminar Kesehatan Reproduksi Wanita dalam rangka Peringatan Hari Kesehatan Perempuan Internasional Tahun 2026 di Bangka City Hotel, Selasa (2/6/2026).

Penulis : Andri

PANGKALPINANG|FAKTAKEADILAN — Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menekankan pentingnya edukasi kesehatan reproduksi perempuan sebagai upaya pencegahan berbagai masalah kesehatan sekaligus mendukung lahirnya generasi yang sehat dan berkualitas.Hal itu disampaikannya saat membuka Seminar Kesehatan Reproduksi Wanita dalam rangka Peringatan Hari Kesehatan Perempuan Internasional Tahun 2026 di Bangka City Hotel, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, jajaran Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, organisasi perangkat daerah (OPD), tenaga kesehatan, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), serta berbagai organisasi perempuan di Kota Pangkalpinang.

Dalam sambutannya, Saparudin mengatakan kesehatan reproduksi tidak hanya berkaitan dengan pengobatan, tetapi juga harus dimulai dari upaya pencegahan melalui edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat.

“Kesehatan reproduksi bukan hanya soal mengobati ketika sakit, tetapi bagaimana menjaga kesehatan sejak dini melalui langkah-langkah pencegahan. Seminar seperti ini penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya kaum perempuan,” kata Saparudin.

Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga yang sehat. Karena itu, kesehatan reproduksi perempuan perlu mendapat perhatian serius agar dapat melahirkan generasi yang berkualitas.

Selain kesehatan fisik, Saparudin juga menyoroti pentingnya menjaga kesehatan mental perempuan, terutama dalam menghadapi masa kehamilan, persalinan, hingga proses pengasuhan anak.

“Kesehatan mental seorang ibu juga sangat penting. Ibu yang sehat secara fisik dan mental akan lebih siap mendidik dan membesarkan anak-anaknya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Saparudin juga menyinggung upaya percepatan penurunan stunting di Kota Pangkalpinang.

Menurutnya, potensi sumber daya pangan lokal seperti ikan harus dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan gizi anak.

“Kita memiliki sumber protein yang melimpah. Ini harus dimanfaatkan untuk mendukung tumbuh kembang anak agar terhindar dari stunting,” katanya.

Ia berharap seminar tersebut dapat memberikan manfaat bagi para peserta melalui berbagai materi yang disampaikan narasumber, sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan reproduksi perempuan.

“Perempuan sehat akan melahirkan keluarga yang sehat. Dari keluarga yang sehat akan lahir generasi yang kuat untuk masa depan Kota Pangkalpinang,” tutupnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *